You are here:

Bem

Bem

May15

Pelantikan BEM KM UNAND 2012/2013 Kabinet Totalitas Perjuangan “Meretas Batas dalam Perjuangan”

E-mail Print PDF


Sabtu, 12 Mei 2012 bertempat di Auditorium sayap barat BEM KM Unand melaksanakan pelantikan pengurus Kabinet Totalitas Perjuangan. Dalam Pelantikan dihadiri oleh beberapa tamu undangan antara lain Walikota Padang yang diwakili oleh Staf Ahli bidang Pembangunan Kota Padang (Bapak Iskandar Syah), Polresta Padang (AKP Sukirman), Dewan Alumni BEM KM Unand (Musfi Yendra), UKM Se-Universitas Andalas, Gubernur BEM Se-Unand, BEM Se-Kota Padang, serta Pembantu Rektor III Universitas Andalas.      Kegiatan ini berlangsung pada pukul 09.40 wib dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-qur’an oleh M. Fadlan, kemudian diteruskan dengan kata sambutan ketua MPM KM Unand (Maidar Pratomo), menyampaikan bahwa BEM KM Unand adalah mitra kerja dari MPM KM Unand dalam merevitalisasi kembali peran mahasiswa sebagai . Kemudian kata sambutan dari Ketua Dewan Alumni yang dalam hal ini disampaikan oleh Musfi Yendra, beliau mengatakan bahwa aktivis kampus Unand yang saat ini telah banyak yang menjadi orang sukses diluar sana, kemudian beliau menyampaikan bahwa kampus tidak hanya dijadikan sebagai tempat untuk mengenyam pendidikan akademik saja tetapi juga kegiatan non akademik mengasah soft skills mahasiswa. Selanjutnya kata sambutan oleh Presiden Mahasiswa Azmy Uzandy, dalam kata sambutannya beliau mengharapkan masukan dari Dewan Alumni untuk terus mendukung dan memberikan ide-ide untuk teman-teman pengurus Kabinet Totalitas Perjuangan untuk perbaikan kedepan, dan harapan beliau nantinya teman-teman pengurus Kabinet Totalitas Perjuangan akan total dalam kepengurusan periode ini. Selanjutnya kata sambutan dari Pembantu Rektor III (Prof. Dr. H. Novesar Jamarun) yang mengatakan bahwa ada pekerjaan rumah yang akan diselesaikan BEM KM Unand dan  dengan koordinasi Lembaga Kemahasiswaan yang ada di lingkungan Unand, beliau mengatakan ada 2 point penting, yang pertama adalah BEM KM Unand dan Lembaga Kemahasiswaan se-Unand bisa membantu mahasiswa yang tidak mampu untuk bisa diterima dengan sambutan karpet merah, kemudian point kedua yang disampaikan oleh Pembantu Rektor III adalah BAKTI, diharapkan persiapan BAKTI memang akan lebih baik lagi, dan Pembantu Rektor III juga mengusulkan lagu totalitas perjuangan bisa dijadikan lagu wajib aktivis yang dilantunkan dalam masa bakti.      Suasana khidmat pada acara Pelantikan BEM KM Unand tahun ini sangat terasa, terlebih lagi ketika pengambilan sumpah yang dibacakan oleh presiden mahasiswa (Azmy Uzandy), dan diikuti oleh semua pengurus BEM KM Unand, bahkan menurut salah satu staf BEM KM Unand, beliau mengatakan bahwa ketika pembacaan sumpah dan janji suasana diruangan begitu hening karena pada saat pelantikan pengurus siap dalam mengemban segala yang diamanahkan di BEM KM Unand dengan penuh Totalitas dan Perjuangan yang optimal.            

Harapan kedepannya setelah dilantik semua pengurus BEM KM Unand bisa menjalankan amanah secara optimal dan ukhuwah antar pengurus tetap terjaga dengan baik sehingga dapat menghasilkan karya yang total dalam setiap perjuangan BEM KM Unand kedepannya.

HIDUP MAHASISWA…..!!!

#SemangatTotalitasPerjuangan

 
May10

Bidik Misi Threats or Opportunities

E-mail Print PDF

Headline News

Bidikmisi adalah program bantuan biaya pendidikan yang diberikan Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian  Pendidikan  dan  Kebudayaan  mulai tahun  2010  kepada mahasiswa yang memiliki potensi akademik memadai dan kurang mampu secara ekonomi. Bidik misi merupakan program 100 Hari Kerja Menteri Pendidikan Nasional yang  dicanangkan  pada  tahun  2010.  Perguruan  tinggi  yang  mendapat bantuan  Bidikmisi  yaitu  perguruan  tinggi  di  bawah  Kementerian  Pendidikan dan  Kebudayaan  dan  Kementerian  Agama. 

 

Pada  tahun  2011  mahasiswa baru  penerima Bidikmisi  bertambah menjadi 30.000 di  117  perguruan  tinggi negeri dengan adanya tambahan anggaran dari APBN-Perubahan. Pada  tahun  2012  ini  Bidik misi dilanjutkan  dikembangkan  menjadi  30.000  calon mahasiswa  penerima  yang  diselenggarakan  di  87  perguruan  tinggi  negeri dibawah  Kemdikbud dan program Bidikmisi yang dikelola oleh Kementerian Agama. Program ini mempunyai misi untuk menghidupkan harapan bagi masyarakat kurang mampu dan mempotensi  akademik  memadai  untuk  dapat  menempuh  pendidikan  sampai ke jenjang pendidikan tinggi. Bantuan yang diberikan dalam program ini terdiri atas Bantuan  biaya  hidup  yang  diserahkan  kepada  mahasiswa  sekurang-kurangnya  sebesar  Rp600.000,00  (enam  ratus  ribu  rupiah)  per  bulan  yang ditentukan berdasarkan Indeks Harga Kemahalan daerah lokasi PTN dan Bantuan  biaya  penyelenggaraan  pendidikan  yang  dikelola  PTN  sebanyak-banyaknya Rp2.400.000,00 (dua juta empat ratus ribu rupiah) per semester per  mahasiswa (www.bidikmisi.dikti.go.id).                                          

Ironisnya pada pada periode sebelumnya, Djoko Santoso mengatakan, Kemdiknas sudah melakukan evaluasi penerima dan pencairan beasiswanya. Ia mengakui, pada gelombang pertama masih ditemukan beberapa kasus beasiswa Bidik Misi yang salah sasaran karena penerimanya bukan mahasiswa miskin. Kesalahan ini, menurutnya terjadi karena aspek administrasi yang belum lengkap (Kompas online, Selasa, 10 Mei 2012). Hal ini menjadi rentan pula karena proses pemantauan bidik misi dilakukan sesuai dengan ketentuan masing-masing Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Hal tersebut rentan dengan proses monopoli dari sebagian Pemimpin Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Yaitu , beberapa yang bisa dilakukan monopoli adalah terjadinya penggelembungan dan pemalsuan data calon peserta bidik misi.

Maka dari itu dalam persoalan bidik misi ini terdapat dua hal yang saling bersinggungan yaitu Ancaman dan Peluang. Peluangnya adalah bidik misi dapat menurunkan angka putus sekolah di Indonesia bagi masyarakat miskin, sedangkn ancamannya adalah bidik misi dijadikan media untuk kepentingan pribadi berbagai oknum untuk keuntungan personal semata. Perlu pengawalan secara ekstra dari BEM KM Unand terkait hal ini agar bidik misi dapat dijadikan peluang untuk mencerdaskan bangsa. Semangat Pergerakan , HIDUP MAHASISWA.

NB : Jika dibutuhkan Informasi lebih lanjut mengenai bidik misi Universitas Andalas hubungi Sekmenkesmma BEM KM Unand, Zarwati (085263336204)

                                                             

Last Updated ( Thursday, 10 May 2012 16:10 )
 
May09

...

E-mail Print PDF

Mohon Maaf

untuk sementara Situs ini dalam perbaikan 

 

Main Menu